Tuesday Feb 07

Music Blog

Music Blog, tempat kamu mengekspresikan diri dalam hal music.

Tag >> indie

 

 Introduce First Album : "Season of Fallen Knees"

biography

Growling Sound of Pale Machine is a breakthrough from Southeast Asia.
An alternative rock band from Bogor,West Java-Indonesia,
formed in early 2008.

They recently released their debut album, Season of Fallen Knees.
Featuring 7 delicious songs, with grunge/blues/progressive-rock
inspired sound and beautiful lyrics.

The band was founded by Anggi Anggadireja(Lead Guitar) and Satari
Minhard(Producer), helped by Dodo(Bass), Iwank(Rhythm Guitar)
and later joined and named Growling Sound of Pale Machine by Chippy
Banyuadhi(Vocal).

Their single Seize All Madness recently air-played in radio for 4 weeks.
A mild start for hopefully great success.
A success that Growling Sound of Pale Machine wish to share to fellow
struggling artist/musician from their hometown,Bogor.

Growling Sound of Pale Machine is truly a hypnotizing breeze from Southeast.
Visit and Download their songs for free at :

 - www.growlingsound.com

- www.deepicon.com

......




Apakah kamu termasuk orang yang bosen dengerin lagu menyek-menyek yang lagi booming saat ini? Nah, cobalah dengarkan Marche La Void band asal Jakarta yang mengusung irama shoegaze nan membuai. Lagu-lagunya akan membuat perenungan mendalam akan makna hidup semakin terasa. Petikan-petikan gitar Mogwai berbalut asap nikotin akan mengantar kamu ke depan pintu gerbang arti sejati anak manusia.

Marche La Void adalah band base-camp Jakarta yang dimotori oleh Wahyu yang punya hobi menggoda kunti penghuni pohon depan rumahnya yang dalam band instrumental ini Wahyu bertanggung jawab atas lirik-lirik lagu dan juga keutuhan dawai-dawai gitar. Selain itu ada Irwan yang punya pengalaman spiritual mendalam bersama Kashmir dan Nirvana bertanggung jawab atas aransemen dari kebanyakan lagu yang ia temukan saat bermain gitar. Supaya semakin sumringah, Gerrid ikut memeriahkan band ini dengan memainkan senar-senar gitar. Penggemar nada-nada mendalam, Surya, menjadi bassist dari grup ini. Dan terakhir ada Dape penggemar Mono yang punya hobi menekan-nekan tuts keyboard ketika band ini sedang berada diatas panggung.

Salah satu lagunya berjudul 'Mengheningkan Cipta' adalah satu dari sekian track yang amat ditunggu-tunggu penampilan livenya Marche La Void. Wahyu menjelaskan alasan memilih shoegaze sebagai genre yang diusung, ia hanya menjawab singkat, "Sesuai sama mood gue."

Bermusik memang harus diawali dari dalam hati. Kalau loe suka yah lanjutkan.

Marche La Void saat ini sedang serius merekam karya-karyanya. Proses rekaman dibantu oleh engineer handal jebolah Seattle yang pernah menangani Sore dan Efek Rumah Kaca, J. Vanco.  Karya-karya Marche La Void segera dirilis dalam sebuah EP yang rencananya mulai dipasarkan tengah tahun ini.

Dengarkan 'Mengheningkan Cipta', disini: http://www.widiasmoro.web.id/files/marchelavoid-mengheningkancipta(live).rar


Login

            Forgot login? |

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1237
mod_vvisit_counterKemarin1580
mod_vvisit_counterMinggu ini2817
mod_vvisit_counterBulan ini10819
mod_vvisit_counter>>379792

Shopping Cart

Your cart is empty
Banner

More Info

BUZ(surabaya)


ALTO (malang)

KASAN(jakarta)
Banner
Banner
Share on facebook

Events

Tours

No current events.

Banner
Banner
Banner